sport
Langganan

PIALA KEMERDEKAAN 2015 : Persis Solo Butuh Keajaiban Untuk Lolos ke 8 Besar - Espos Indonesia dari Solo untuk Indonesia

by Tri Indriawati Jibi Solopos  - Espos.id Sport  -  Sabtu, 22 Agustus 2015 - 01:20 WIB

ESPOS.ID - Pemain Persis Solo Andrid Wibawa (21) diadang pemain Persinga Ngawi Afif Rosidi (3) saat mendekati kotak pinalti dalam laga Piala Kemerdekaan di Stadion Manahan, Solo, Kamis (20/8/2015). Pertandingan berakhir imbang dengan skor 2-2. (Sunaryo Haryo Bayu/JIBI/Solopos)

Piala Kemerdekaan 2015 grup digelar di Stadion Manahan. Persis Solo baru bisa mengumpulkan dua poin dari tiga laga yang dijalani.

Esposin, SOLO – Hanya keajaiban yang bisa meloloskan Persis Solo ke babak delapan besar Piala Kemerdekaan 2015. Hal itu setelah Laskar Sambernyawa ditahan imbang 2-2 oleh Persinga Ngawi di Stadion Manahan, Solo, Kamis (20/8/2015) sore.

Advertisement

Saat ini Persis hanya mampu mengumpulkan dua poin dari tiga laga penyisihan Grup C. Persis mengawali kampanye Piala Kemerdekaan 2015 dengan kekalahan memalukan 2-3 dari PPSM Magelang. Bukannya bangkit, tim polesan Aris Budi Sulistyo itu justru pasrah berbagai angka dengan PSIR Rembang dan Persinga.

Kini, pintu ke babak delapan besar nyaris tertutup bagi Laskar Sambernyawa. Kemenangan di dua laga terakhir atas Persibangga Purbalingga dan Persiba Bantul pun tidak menjamin Persis bakal lolos putaran grup. Selain wajib menyapu bersih sisa laga, Persis juga harus banyak berdoa supaya PPSM, Persiba, dan Persinga, tersungkur di dua pertandingan terakhir mereka.

“Yang terpenting maksimalkan dua pertandingan terakhir. Kalau hasil akhir, kami bisa lolos, itu adalah mukjizat. Saya tidak akan berdoa untuk pertandingan tim lain, tapi yang penting tim saya diberi kemenangan di dua laga terakhir,” kata pelatih Persis, Aris Budi Sulistyo, saat dijumpai wartawan seusai laga melawan Persinga.

Advertisement

Pertandingan kontra Persinga bagai De Javu bagi Persis. Sama seperti saat meladeni PPSM, Laskar Sambernyawa sempat unggul dua gol tapi tim lawan berhasil menyamakan kedudukan. “Lini belakang masih kurang solid antara Gusripen [Effendi] dan Sofyan [Efendy]. Gusripen kondisinya kurang baik, terlihat sekali kedodoran. Ini menjadi evaluasi kami, dua gol balasan itu adalah kesalahan pemain belakang kami,” tutur Aris.

Di sisi lain, skor imbang melawan Persis justru menjadi hasil positif bagi Laskar Alas Ketonggo, julukan Persinga. Tim besutan M. Hasan itu menjaga kans lolos setelah bertahan di peringkat ketiga klasemen sementara dengan raihan lima poin. Persinga hanya terpaut dua poin dari Persiba yang menempati posisi runner up dan berjarak empat poin dari pemuncak klasemen, PPSM, dengan koleksi poin sempurna.

Advertisement
Advertisement
Ahmad Baihaqi - Jurnalis Solopos Media Group, menulis konten di media cetak dan media online.
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif